Skip to main content

Jogging Selalu Bermanfaat? Belum Tentu, Baca Dulu 6 Fakta Ini

 Jogging Selalu Bermanfaat? Belum Tentu, Baca Dulu 6 Fakta IniSelama beberapa dekade, jogging (berlari pagi) telah menjelma menjadi olahraga hemat biaya dengan manfaat yang cukup signifikan, seperti meningkatkan kebugaran dan kesehatan jantung. Bahkan jogging juga diyakini mampu meningkatkan kualitas metabolisme tubuh dan menurunkan berat badan. Namun, apakah manfaatnya seindah secarik puisi kertas Shakespeare?

Greg Brookes, pakar kebugaran punya enam fakta tentang jogging. Pertama, ketika  dilakukan, seseorang memiliki harapan besar bahwa jogging bisa menurunkan berat badan. Nyatanya, kata dia, hal itu tidak berhasil. Bahkan, Brookes menyatakan jogging menurunkan ukuran jantung seseorang.

"Otot kecil menggunakan energi yang sedikit namun efisien. Jika jantung adalah otot dan Anda memaksanya bekerja dalam waktu yang lama, maka secara alami jantung akan menyusut untuk menggunakan sedikit energi untuk menjadi efisien. Jika Anda menginginkan ukuran jantung meningkat, maka Anda harus melatih kekuatan jantung Anda bukan berlatih memperbesar ukurannya, " ungkapnya seperti dikutip dari dailymail, Senin (26/7).

Fakta kedua, jogging menyebabkan cedera yang disebabkan pergerakan yang berulang-ulang pada otot lutut atau engkel. Menurut Brookes, jika seseorang semakin banyak lari, maka tubuh akan mempersiapkan untuk lari berikutnya. Saat itu, seseorang benar-benar menahan banyak lemak. "Ketika Anda berlari selama 2,5 jam, berat tubuh Anda ditopang sendi. Jika sendi secara terus menerus menahan beban, sendi Anda akan aus. Akibatnya, Anda menjadi rentan cedera," paparnya.

Fakta ketiga, sebagian besar individu percaya jogging membantu metabolisme berjalan baik. Sayangnya, keyakinan itu dinilai Brookes salah kaprah. Menurut dia, jogging membuat energi yang dikeluarkan tubuh kian besar. Lantaran kekurangan energi, tubuh mengambilnya dari jaringan otot.

'Jika Anda benar-benar serius menginginkan otot Anda rusak dan ingin pula menurunkan metabolisme tubuh, sebaiknya Anda teruslah berjogging," kata Brookes.

Fakta keempat, keyakinan jogging membuat tubuh makin aduhai dan langsing merupakan mimpi belaka. Pasalnya, Brookes mengungkap jogging justru membuat seseorang gemuk. "Lemak merupakan bagian dari tubuh yang merupakan sumber energi. Semakin banyak Anda lari, tubuh akan mempersiapkan diri untuk lari berikutnya. Anda akan menahan lemak lebih banyak," ungkapnya.

Alasan lain, kata Brooke, seseorang tidak akan ramping karena tubuh merupakan mesin yang mengagumkan. Tubuh, lanjutnya, akan mengadaptasikan apapun. Semakin banyak seseorang menghabiskan waktu berlari, manfaat yang diperoleh adalah minimnya energi yang digunakan. 'Dan semakin sedikit kalori yang anda bakar," jelasnya.

Fakte kelima, jogging menyebabkan seseorang mengalami selulit. Brooke mengungkapkan, berlari atau jogging membuat sistem limfatik berjalan tidak normal. Sistem limfatik adalah suatu sistem sirkulasi sekunder yang berfungsi mengalirkan limfa atau getah bening di dalam tubuh. Akibat minimnya kelancaran sirkulasi getah bening menyebabkan munculnya selulit.

Fakta itu didukung oleh Marco Mastrorocco, Kepala pelatih dan Manager Gym Epic Kickboxing di London Barat. Mastrorocco menyatakan, jogging merupakan olahraga yang mengembangkan selulit pada tubuh.  Kata dia, selulit merupakan bentuk kelainan fungsi dari sirkulasi getah bening yang mempengaruhi kulit. "Jika jogging terus dilakukan, maka radikal bebas akan merusak sel, " ungkapnya.

Pendapat senada juga disampaikan Carole Caplin dari health club Lifesmart. Ia menilai kebanyakan kasus selulit disebabkan karena pekerjaan. Sayangnya, masyarakat salah memahami tentang selulit. "Olahraga memang baik untuk meredakan stres pada tubuh, namun, olahraga seperti joging merupakan penyebab selulit, sirkulasi limfatik yang keliru menyebabkan stres semakin bertambah," cetusnya.

Fakta keenam, Jogging tidaklah menghilangkan risiko seseorang terkena serangan jantung. Brooke mengungkap Jogging hanyalah mengurangi kalori, menguatkan jantung, dan metabolisme bila dilakukan selama 10 menit. Sayangnya, kata dia, banyak individu yang melakukan jogging secara berlebihan. Akibatnya, bukan manfaat yang didapat melainkan risiko gangguan kesehatan yang muncul.

Brookes percaya, jogging yang dilakukan secara berlebihan mengakibakan adanya metabolisme yang kebablasan. Maksudnya, ketika jogging normal, akan mengurangi kalori yang dibutuhkan. Sebaliknya, saat jogging dilakukan berlebihan, kalori yang dibakar melebih dari batas yang diperlukan. "Itulah yang berbahaya," ingat dia.

Karena itu Brookse menyarankan agar setiap orang melakukan hal yang sewajarnya dengan pola olahraga yang terukur dan terstrukur. Misalnya, dalam satu waktu olahraga, hanya dibutuhkan 5 menit untuk pemanasan, lari cepat 30 detik, dan jogging 90 detik. "Ulangi pola ini tiga hingga 8 kali. Dengan pola tersebut, sama saja Anda bersepeda atau jogging di gym," pungkasnya.

Source: republika.co.id

Comments

  1. Nah, makanya, saya pernah baca, sebisa mungkin larilah di tempat yang lembut tanahnya. Seperti rumput, atau yang terbaik adalah pasir. Apalagi kalo berlari dengan bertelanjang kaki. Huaaaaaaa bisa menurunkan beban di persendian. ;)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Alami Hindari Gigitan Nyamuk

Musim kering identik dengan berkembang biaknya populasi nyamuk. Bahan produk anti-nyamuk yang kita kenal berbentuk krim atau spray banyak mengandung bahan kimia yang dampaknya terhadap kulit dan kesehatan masih dipertanyakan. Sebagian besar kita pernah mendengar ada beberapa bahan alami seperti serai yang mencegah nyamuk. Kenyataannya, alam masih menyediakan pencegah alami lainnya untuk menjauhkan Anda dari gigitan nyamuk. Anti-nyamuk alami, seperti dikutip dari Shine di antaranya: 1.Mengganti secara rutin wadah air yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak seperti tempat minum hewan peliharaan, vas bunga, dan kolam renang beberapa kali dalam seminggu. 2.Ada tanaman tertentu yang memiliki aroma yang tak disukai nyamuk. Tanaman ini termasuk bunga kumis kucing, rosemary, serai, lavender, kayu manis, dan peppermint. Tanam di halaman depan dan kebun belakang rumah Anda untuk mencegah nyamuk. 3.Nyamuk tak menyukai aroma bawang putih. Iris satu siung bawang putih dan oles...

Belajarlah ke Negeri Cina untuk Memerangi Pornografi

Maraknya kemunculan video-video mesum yang membuat gerah masyarakat membuat Dadang Hawari, seorang psikolog mengeluarkan pendapatnya mengenai hal ini dan memberikan saran untuk menanggulangi hal ini serta menjelaskan dampak lebih lanjut terhadap maraknya pornografi di Indonesia bagi masyarakat kelak. Dikutip dari republika.co.id, Dadang Hawari berpendapat, Indonesia harus mencontoh Cina dalam memerangi pornografi. Menurutnya, negara yang menganut paham komunis itu tahu betul bahaya pornografi. Mereka dengan cepat menjalankan aturan yang ketat lantaran khawatir generasi penerus bakal diracuni oleh prilaku-prilaku negatif. "Mereka blokir ratusan situs porno dan mengancam siapa saja yang berani melanggar aturan itu," tutur dia. Langkah selanjutnya, kata Hawari, pemberitaan media harusnya tidak terlalu mengekspos secara berlebihan. Ia khawatir, masyarakat menelan mentah-mentah pemberitaan sehingga berbuntut negatif di kemudian hari. Langkah terakhir, kata dia, pemerinta...

Pesona Masjid Biru di Antara Gereja St Petersburg

Kubah Mesjid Biru 'The Blue Mosque' tampak menonjol di antara gereja-gereja di kota St Petersburg. St Petersburg merupakan salah satu kota budaya dan bersejarah di Rusia, yang berhias bangunan indah seperti St Isaac's Cathedral dan Kazan Cathedral dan tentu saja Masjid Kubah Biru. Masjid Kubah Biru St Petersburg berseberangan dengan Benteng Petrus dan Paulus di pusat kota St Petersburg, kota yang dibangun Peter The Great. Kubah berwarna biru langit terlihat sangat jelas dari Jembatan Trinitas di Neva yang membelah kota itu. Pada petang hari di mana matahari masih menerangi bumi menjelang musim panas, penulis menyempatkan diri berkunjung ke Mesjid Biru. ''Kalau mau sholat Magrib nanti jam 11,'' ujar lelaki yang berada di luar pintu gerbang Mesjid Biru St Peterburg, sambil mengeluarkan handphone yang bertuliskan angka 11. Padahal penulis datang sekitar pukul 9 malam. Masjid yang sudah berusia 100 tahun ini mampu menampung lima ribu jamaah. Di ten...