Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Sains

Tidur Mempercepat Otak Untuk Mengingat

Pada umumnya, tidur berfungsi untuk melepas lelah yang berada pada tubuh kita. Namun, tahukah anda bahwa tidur bisa membuat otak kita semakin cepat untuk mengingat. Dikutip dari okezone.com (27/01/2011), sebuah penelitian yang dilakukan oleh sejumlah ilmuwan di University of Lubeck mengungkapkan alasannya bahwa dalam kondisi sedang tertidur otak jauh lebih rileks dan lebih fresh dalam menerima asupan informasi baru beberapa saat sebelum tidur. "Kerja otak saat bekerja dan tidur sangat berbeda. Karenanya memori dari hipokampus ke neokorteks di otak bekerja lebih baik dan cepat," terang salah satu tim peneliti Susanne Diekelmann, seperti dikutip situs Dailymail, Kamis (27/1/2011). Untuk menyimpulkan ini, para ilmuwan melakukan percobaan pada sekelompok mahasiswa. Dari 24 relawan diminta untuk menghafal 15 pasangan kartu yang menunjukkan gambar binatang dan benda sehari-hari. Sambil melakukan latihan mengingat, mereka diberi sedikit bau yang tidak sedap. Setelah itu, sebagian da...

Astronom RI Temukan Planet

Astronom asal Indonesia yang memimpin Tim peneliti Max Planck Institute for Astronomy (MPIA), Heidelberg, Jerman, berhasil menemukan planet pertama dari luar galaksi Bima Sakti. Dikutip dari okezone (23/11), planet yang menyerupai Planet Jupiter itu kini termasuk bagian dari sistem galaksi Bima Sakti, meski dulunya berasal dari galaksi lain yang ukurannya lebih kecil. Menurut tim peneliti, di masa lampau galaksi kecil tersebut pada akhirnya perlahan-lahan masuk ke dalam sistem galaksi Bima Sakti. “Kami ingin mempelajari ini dan melihat seberapa jauh planet itu dapat berkembang,” ujar Johny Setiawan seperti dikutip AFP. Dia menjelaskan, planet yang diberi nama HIP 13044 tersebut telah ada sejak enam miliar tahun lalu dan hanya memiliki sisa waktu selama beberapa juta tahun lagi. Para peneliti meyakini planet ini terbentuk di era awal tata surya, sebelum dunia masuk ke dalam galaksi Bima Sakti. Planet baru ini diperkirakan memiliki massa minimum 1,25 kali Jupiter. Planet HIP 13044b berad...

Terungkap, Pembunuhan 1.700 Tahun Lalu

Siapa yang menyangka jika sebuah mumi Mesir berusia 1.700 tahun menyimpan sebuah misteri. Siapapun identitas mumi itu, ia diduga tewas tak wajar. Dikutip dari vivanews (23/11), mumi itu adalah seorang anak kecil yang hidup sekitar 350 tahun sebelum Masehi. Sabtu lalu, para ilmuwan melakukan pemindaian (scan) untuk mengetahui jenis kelaminnya. Awalnya, pada pengujian pertama 17 tahun lalu, mumi yang disimpan di Museum Saffron Walden di Essex, Inggris diduga sebagai bocah laki-laki. Uji sinar X dilakukan setelah Dr Christina Riggs, dari University of East Anglia meneliti mumi itu. Ia mengatakan, pita yang  membungkus mumi serupa dengan pita yang digunakan untuk  membungkus mumi perempuan di Thebes dalam  periode waktu yang relatif sama. Belakangan, hasil scan mengungkapkan ia kemungkinan besar adalah seorang gadis kecil. Tak hanya itu, pemindaian dengan sinar X di Addenbrooke's Hospital, Cambridge, Inggris, mengungkap sebuah rahasia kelam. Bocah itu mungkin tewas secara mengenaskan. ...

Nyamuk Pembasmi Nyamuk

Percaya atau tidak, para ilmuwan yang tergabung dalam Oxitec , sebuah lembaga penelitian asal Oxford, Inggris mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan hasil uji coba dari pelepasan nyamuk jantan yang telah dimodifikasi secara genetik di kepulauan Cayman. Sebagai informasi, sejak Mei sampai Oktober lalu, Oxitec telah melepaskan nyamuk-nyamuk jantan tiga kali dalam sepekan di kawasan seluas 160 kilometer persegi. Nyamuk jantan yang dilepas itu secara genetik telah dimandulkan. Tujuannya, agar saat mereka kawin dengan nyamuk betina, mereka tidak akan memiliki keturunan, sehingga populasi nyamuk akan berkurang. Ternyata, dari uji coba yang dilakukan, pada Agustus lalu, jumlah nyamuk di kawasan tersebut turun 80 persen. Peneliti berharap, penurunan populasi nyamuk ini akan mengurangi pula kasus demam berdarah. Seperti dikutip dari vivanews yang mengutip dari  PopSci, 16 November 2010, berhubung hanya nyamuk betina yang menggigit manusia dan menularkan penyakit seperti demam berdarah, pen...

Bahaya Kantong Kresek Hitam

Di Hari Raya Idul Adha, kantong kresek seringkali dimanfaatkan sebagai wadah daging kurban. Di balik sifatnya yang praktis dan murah, kantong kresek mengandung bahan kimia berbahaya yang bisa mengontaminasi makanan di dalamnya. Sejak pertengahan tahun lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan peringatan resmi tentang bahaya kantong kresek. Bedasar hasil penelitiannya, kantong kresek, terutama warna hitam, merupakan produk daur ulang mengandung bahan kimia berbahaya. Tak hanya itu, dalam proses daur ulang, produsen juga tak memerhatikan riwayatnya. "Apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan, kotoran manusia, atau limbah logam berat," demikian petikan peringatan BPOM tentang kantong kresek. BPOM meminta masyarakat tak menggunakan kantong kresek sebagai wadah makanan, terutama makanan siap santap. Selain diragukan kebersihannya, kantong kresek berwarna dikhawatirkan mengandung zat karsinogen yang dalam pemakaian jangka panjang dapat me...

Terungkap, Wajah Riil Bulan: Lebih Bopeng!

Kata-kata rayuan 'wajahmu cantik seperti Bulan' sudah lama tidak mempan. Semua orang tahu, Bulan tak sehalus dan cemerlang kelihatannya. Kini, studi terbaru Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) -- berdasarkan pengamatan satelit Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) -- menguak wajah Bulan yang sesungguhnya. Lebih bopeng! Bulan diketahui dibombardir asteroid atau komet kala satelit Bumi itu masih berusia muda. Peta topografi Bulan terbaru yang dikeluarkan NASA menunjukkan, permukaan Bulan lebih kompleks dan parah dari yang diperkirakan sebelumnya. Hasil pengamatan satelit Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) ini muncul dalam tiga makalah yang dimuat dalam jurnal,  Science edisi 17 September 2010. Ilmuwan untuk kali pertamanya membuat katalog kawah besar di Bulan. Para ilmuwan juga telah membuat studi detail soal mineral Bulan, serta mengidentifikasikan area dengan komposisi kaya silika yang tak biasa. "Untuk kali pertamanya, kita benar-benar mendeteksi seberapa kompleks permuk...

2030, Es di Lautan Arktik Bakal Lenyap

Pemanasan global yang terus terjadi diprediksi bakal melenyapkan lapisan es di lautan Arktik, kutub utara pada tahun 2030. Para peneliti mengungkapkan, lapisan es di Arktik semakin menipis dari tahun ke tahun. Telegraph, Kamis (16/9/2010) melansir pekan lalu, pada akhir musim semi dan musim panas lapisan es mencair sekira 1,84 juta mil persegi. Hal itu didasarkan data University of Colorado's National Snow and Ice Data Center. "Ini ketiga kalinya dalam catatan satelit di mana lokasi es mencair sangat luas dalam empat tahun terakhir," tulis laporan tersebut. Sementara itu, data National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menunjukkan pada Agustus 2010 wilayah yang diselimuti es menurun sekira 22 persen dibandingkan tahun 1979 hingga 2000. Agustus 2010 merupakan periode terburuk mencairnya es di Arktik sejak tahun 1979. Sebelumnya NOAA mencatat pencairan es terbesar terjadi pada September 2007 di mana es mencair seluas 1,595 juta mil persegi. Menurut Direktur Nati...

Fakta Ilmiah di Balik Pemimpin Besar : Dengarkan, Jangan Sok!

Rahasia menjadi pemimpin yang hebat adalah mendengarkan aspirasi masyarakat, tidak berbohong dan tak semena-mena atau bersikap kasar dan menindas terhadap kelompok dibawahnya. Demikian temuan riset yang digagas University of Exeter, Inggris. Riset itu juga mengungkap pemimpin yang hebat memiliki kehidupan alami, bukan artifisial, dan kerap mengalami kesulitan membagi waktu untuk sekedar menikmati apa yang mereka inginkan. Riset ini merujuk pada pemimpin-pemimpin dunia dalam 100 tahun terakhir. Prof Alex Haslam dan Dr Kim Peters, psikolog Exeter University selama setahun terakhir menggali informasi rahasia kepemimpinan dalam sejumlah buku dan biografi. Usai mengekplorasi buku, keduanya mendapatkan tujuh rahasia kesuksesan seorang pemimpin. Hal yang mengejutkan keduanya adalah sebagian besar pemimpin begitu sensitif terhadap warganya. "57 persen dari buku mengatakan rahasia utama pemimpin adalah keberhasilan mereka menyentuh hati para rakyatnya melalui sensitifitas," ungkap ked...

Misteri ka'bah yang menggegerkan NASA

Apa yang terjadi dengan NASA??? Inilah kebesaran ALLAH SWT...Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah... Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.” Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut. Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para pene...

Bahaya Kesehatan Mengintai dari Pupuk Kompos

Tukang kebun ataupun orang yang memiliki hobi berkebun sebaiknya harus waspada dalam menggunakan pupuk kompos. Ada bahaya kesehatan tersembunyi yang mengintai di balik pupuk ramah lingkungan tersebut. Pupuk kompos dikenal ramah lingkungan dan dapat menyuburkan tanah karena berasal dari alam, yaitu dedaunan yang sudah membusuk atau berbagai kotoran hewan. Tapi seorang kakek usia 67 tahun asal Skotlandia yang tidak disebutkan identitasnya, harus mengalami perawatan intensif setelah terinfeksi bakteri dari sekop yang melukainya tangannya. Menurut laporan dokter yang telah dirilis dalam jurnal medis  The Lancet , kejadian ini merupakan insiden langka. Si kakek ternyata terinfeksi bakteri yang menyebabkan pneumonia di paru-paru kirinya, yaitu Legionella longbeachae yang merupakan bentuk  penyakit langka dari Legionnaires (tipe pneumonia yang disebabkan oleh bakteri). Sang kakek harus menderita gemetar, kebingungan, lesu dan sesak napas selama 8 hari sebelum akhirnya dirawat di Royal Alexan...

Kecoa Bisa Jadi Obat Mujarab

Kecoa identik dengan binatang menjijikan dan membawa kuman penyakit. Namun siapa sangka, di balik penampilannya yang membuat merinding, kecoa punya kemampuan menyembuhkan yang luar biasa. Ilmuwan dari Nottingham University menemukan, kecoa nyatanya justru memiliki manfaat dibanding risiko kesehatan. Para ahli telah mengidentifikasi sembilan molekul berbeda dalam jaringan kecoa dan juga belalang yang memiliki sikap racun terhadap bakteri. Para ilmuwan berharap temuan ini akan jadi terobosan, perawatan baru untuk infeksi bakteri yang resisten terhadap segala macam (multi) obat-obatan. Jaringan otak dan sistem syaraf kecoa dan belalang terbukti mampu membunuh lebih dari 90 persen bakteri MRSA dan E.coli, tanpa merusak atau mematikan sel manusia. Seperti diketahui, Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA) disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus -- yang kadang resisten pada antibiotik yang umum digunakan untuk mengobatinya. Jika tanpa penanganan yang tepat MRSA dapat berakib...

Cacing Ini Punya Struktur Otak Mirip Manusia

Struktur otak binatang yang mirip dengan otak manusia baru-baru ini ditemukan pada spesies cacing laut,  Platynereis dumerilii , yang adalah kerabat dari cacing tanah biasa. Demikian disebutkan dalam makalah yang dimuat jurnal  Cell . Mereka menemukan bahwa cacing laut itu punya struktur dengan sidik jari molekul yang sangat mirip dengan pallium, nama lain untuk cortex pada mahluk vertebrata. Penemuan ini diharapkan bisa menjelaskan bagaimana cerebral cortex, bagian otak manusia, berkembang. Penemuan ini berarti bahwa, asal-usul otak manusia dapat ditelusuri ke belakang, setidaknya 600 juta tahun lalu, ketika terakhir kalinya kita berbagi leluhur yang sama dengan spesies cacing ini. "Cacing ini hidup dalam tabung buatan sendiri, secara aktif mengeksplorasi lingkungan untuk mencari makanan. Spesies ini juga menunjukkan perilaku belajar," kata penulis makalah utama, Raju Tomer kepada  Discovery News . "Maka dari itu, kami menilai cacing ini akan jadi kandidat yang ideal un...

Stephen Hawking dan Tuhan

Tak henti-hentinya, astrofisikawan Stephen Hawking membuat kontroversi. Ada keyakinannya soal keberadaan alien, juga peringatan bahwa manusia harus meninggalkan Bumi jika tak mau musnah. Yang teranyar, penemu teori 'Lubang Hitam' (Black Hole) ini mengeluarkan pernyataan yang menggegerkan dunia.  Dalam buku barunya, 'The Grand Design', Hawking mengatakan, Tuhan tidak ada hubungannya dengan penciptaan alam semesta Kata dia, karena ada hukum alam, seperti gravitasi, alam semesta bisa mencipta dirinya sendiri. Dan bahwa proses terciptanya alam semesta menurut teori 'Big Bang' (Dentuman Besar) adalah hasil yang tak terelakkan dari proses fisika. Sungguh sebuah teori yang bisa membuat para pemeluk agama meradang. Seperti dimuat  Telegraph , 3 September 2010, masih banyak pernyataan Hawking yang jadi kontroversi, atau sebaliknya, jadi inspirasi. Tentang mengapa alam semesta ada: "Jika kita menemukan jawabannya, itu akan menjadi kemenangan akal manusia - dengan itu...

Gol Tendangan Bebas Carlos, Koeman, dan Beckham, Bukan Kebetulan

Gol indah yang tercipta dari tendangan bebas pemain seperti David Beckham, Ronald Koeman, atau Roberto Carlos bukan dominan karena faktor keberuntungan. Para pakar fisika yang tergabung dalam tim  École Polytechnique Palaiseau menyakini tendangan bebas ala selebritas sepakbola itu merupakan murni teknik tendangan si pemain. Tendangan bebas Roberto Carlos ketika Brasil berhadapan dengan Prancis dalam Tournai de France tahun 1997 misalnya, peneliti berkeyakinan tendangan bebas dari jarak 90 meter itu bisa dijelaskan melalui hukum fisika. Salah satu teori yang mengemuka ketika itu adalah bola tendangan Carlos dibantu oleh angin. Guna membuktikan kebenaran teori itu, para peneliti menerapkan salah satu hukum fisika. Mereka mengaplikasikan teori dalam bentuk data grafis komputer. Hasilnya, peneliti memastikan tendangan Carlos tidak berbau keberuntungan. Sebelumnya, dengan menggunakan bola plastik kecil dan ketapel, tim riset membuat variasi kecepatan dan perputaran bola untuk melacak lintas...

Setiap Orang Memang Butuh Ibu, Terbukti Secara Ilmiah

Peran ibu memang luar biasa. Bukan sekedar memberi kasih sayang tetapi kehadiran Ibu juga membawa dampak pada otak manusia dari bayi hingga dewasa. Keterikatan antara ibu dan anak telah dirajut ketika si jabang bayi masih dalam kandungan. Keterikatan itu kian bertambah ketika si jabang lahir dan melihat wajah sang ibu. Saat itu otak si bayi dan ibu mengalami reaksi yang unik. Keunikan itu juga terjadi ketika si bayi beranjak dewasa. Dalam sebuah studi yan dipublikasikan Journal Brain and Cognition, peneliti menyatakan bahwa selain respon si bayi, ibu juga memberikan respon emosional dan kognitif yang kompleks sebagai bentuk keterikatan terhadap si anak. Peneliti berkeyakinan temuan ini  akan memberikan informasi baru tentang keterikanan ibu dan anak. Sebelumnya, peneliti telah mencari tahu dengan menggunakan Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk menggambarkan aktivitas otak ketika seseorang diperlihatkan foto ibu, orang asing dan selebritis. Ketika foto ibu ditunjukan, terjadi aktifit...

Kita Bisa Menjadi Spiderman, atau Tokek

Kemampuan merangkak di sisi gedung bakal tak hanya dimiliki tokoh superhero, Spiderman. Ilmuwan kini sedang mengembangkan sarung tangan dan sepatu yang bisa menempel di dinding -- menggunakan material yang  memungkinkan pemakainya menempel dan memanjat dinding polos. Para ilmuwan telah mengambangkan tekstil baru yang terispirasi dari tokek. Bahan ini berhasil diuji coba oleh robot kecil mirip tokek yang dinamakan 'Stickybot'. Dengan menggunakan bahan itu, robot bisa memanjat permukaan licin seperti kaca dan logam. Para insinyur saat ini sedang mengembangkan desain untuk manusia -- dalam proyek yang diberi nama 'Z-Man'. Mengapa tokek yang dijadikan inspirasi? Kuncinya ada pada hewan reptil ini. Tokek memiliki kemampuan melawan gravitasi melalui rambut mikroskopik di jari kakinya. Ketika melewati permukaan rata akan menciptakan adhesi -- adalah gaya tarik-menarik antar molekul yang terjadi antara benda-benda yang bersentuhan -- searah. Ikatan dengan permukaan diciptakan d...

Aneh Tapi Nyata, Ilmuwan Ciptakan Air Kering

Air selalu identik dengan basah. Meski terlihat sangat kontradiktif, ilmuwan berhasil menciptakan 'air kering' atau dry water . Rupa 'air kering' ini mirip gula bubuk dan diharapkan akan jadi 'percikan besar' secara komersial. Tiap partikel dari air ini berisi tetesan air yang dikelilingi lapisan pasir silika. Faktanya, 95 persen dari ' dry water ' adalah air 'basah'. Salah satu keunggulan dari produk ini adalah kemampuannya menyerap gas. Para ilmuwan yakin, dry water bisa digunakan untuk melawan pemanasan global (global warming). Caranya, dengan menyerap dan menyaring gas rumah kaca -- karbon dioksida (CO2). Tes membuktikan, air kering ini tiga kali lebih baik dalam hal menyerap CO2 dibandingkan air biasa. Air kering membuktikan bisa berguna menyimpan metana dan memperluas potensi sumber energi gas alam. Dr Ben Carter dari University of Liverpool mempresentasikan hasil riset  dry water dalam The 240th National Meeting of the American Chemica...

Sebuah Kajian Metafisika tentang Lailatul Qadar

Sebagaimana dimaklumi bersama, Lailatul Qadar adalah sebuah fenomena yang penuh dengan misteri. Kapan waktunya tak ada kepastian tentang hal tersebut. Namun demikian, ada beberapa pakar dan ahli fisika mencoba menghitung kemukjizatan Lailatul Qadar itu dengan ilmu fisika. Dalam ilmu fisika, kecepatan cahaya sama dengan 300 ribu kilometer per detik. Bila dikonversi ke menit, sama dengan 18 juta kilometer per menit. Jika dikalikan dengan satu jam, menjadi 1.080 juta kilometer per jam. Jika angka tersebut dikali dalam sehari semalam (24 jam), hasilnya sama dengan 25.920 juta kilometer. Kemudian, jika dikali dalam sebulan (30 hari), hasilnya sama dengan 777.600 juta kilometer. Jika seribu bulan, berarti sama dengan 777.600 miliar kilometer. Lalu berapakah kecepatan cahaya rohani dalam versi metafisika? Albert Einstein, bapak fisika modern dan penemu teori relativitas menyebutkan, kecepatan cahaya energi adalah E=MC2 (2 adalah kuadrat). E adalah energi, M adalah massa sebuah benda, dan C ad...

Permen Karet Bisa Membantu Pemulihan Pasien, Benar Nih?

Rumah Sakit Gelderse Vallei di Ede Belanda meyakini permen karet bisa membantu pemulihan pasien usai menjalani operasi lambung atau pinggul. RS di Ede itu sedang melakukan uji coba dan menawarkan pasien yang habis menjalani operasi. Mereka bisa mengunyah permen karet sampai enam kali sehari rasa buah atau mint. Diperkirakan penyembuhan akan lebih cepat dengan mengunyah permen karet. Uji coba berlangsung antara 13 September dan 11 Oktober 2010 dalam kerjasama Rumah Sakit dengan Universitas Wageningen. Penelitian sebelumnya mampu membuktikan bahwa pasien yang mengunyah permen karet, berkurang rasa mualnya, lebih cepat bisa makan dan merangsang kembali fungsi lambung. Permen karet membangkitkan kinerja kelenjar ludah, sehingga bisa memperlancar pemisahan hormon lambung dan usus, ungkap peneliti. Pasien boleh menentukan sendiri berapa lama dia mengunyal permen karet. Mereka diminta mengisi formulir pertanyaan sejauh mana pengguna permen karen tidak mual dan meredam keluhan usus. Kalau eksp...

Video Menakjubkan Padatnya Asteroid di Langit

Tak hanya Bumi yang makin dipadati miliaran manusia, tapi juga tata surya kita. Bedanya, langit makin dipadati asteroid. Peta menarik penuh warna mendokumentasikan pertumbuhan asteroid selama 30 tahun -- mengilustrasilkan bagaimana kita sebaiknya makin waspada dengan asteroid yang terbang dekat dengan Bumi, sebagai hasil peningkatan kecanggihan teleskop. Tak hanya gambar, sebuah video juga merekam penemuan asteroid baru lebih dari tiga dekade, juga grafik peta yang menunjukkan makin padatnya asteroid di tata surya kita. Peta dan video tersebut dibuat oleh astronom Inggris, Scott Manley. Klip video itu berdurasi tiga menit, di mana satu detik setara dengan penampakan asteroid selama dua bulan. Klip dimulai dengan taburan debu putih di sekitar tepi planet. Tahun berganti tahun, dengan makin canggihnya teleskop yang ada, juga eksperimen dan metode deteksi yang mutakhir, taburan debu putih itu menjadi cincin hijau padat -- yang menunjukkan bertambah padatnya sabuk asteroid karena makin ban...