Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2010

Wow... Ada "Ringtone" yang Bikin Langsing!

Reputasi Jepang sebagai negara terdepan dalam teknologi telepon selular tampaknya tak terbantahkan. Dalam lima tahun terakhir, mereka telah memanfaatkan handset untuk memilih saluran TV atau alat pembayaran dengan menempelkan layar ponsel ke pemindai. Kini, kegemaran mereka pada ponsel dimanfaatkan sebagai alat terapi penyakit. Untuk menyembuhkan demam akibat alergi jerami yang pada musim semi ini menyebar luas, para insinyur di Jepang menciptakan terapi penyembuhan alergi dengan menggunakan ringtone (nada dering) ponsel. Cukup mendengarkan ringtone dan mendekatkannya ke hidung, suara ringtone khusus ini diyakini akan mengeluarkan serbuk sari pemicu alergi. Pemanfaatan ringtone tidak berhenti sampai di situ saja. The Japan Ringing Tone Laboratory yang dipimpin oleh Matsumi Suzuki, pakar teknologi identifikasi suara, memperkenalkan terapi nada dering untuk mereka yang ingin menguruskan badan. Matsumi Suzuki merupakan orang di balik alat Bow-lingual, yakni alat untuk me...

Musik, Ampuh Usir Ketegangan Sama dengan Pijat

Apakah Anda merasa tegang, namun sulit untuk mengunjungi tempat pemijatan untuk rileksasi? Mendengarkan musik bisa jadi jawabannya. Namun, apakah benar-benar bisa bermanfaat? Pijat diketahui dapat mengurangi ketegangan, namun nyatanya manfaat tersebut dapat juga diperoleh dari mendengarkan musik yang lembut dan menenangkan. Sebuah penelitian menunjukkan, rata-rata pasien mengalami gejala ketegangan setelah tiga bulan merasakan rangkaian 10 jam pemijatan. Namun, peneliti terkejut ketika mereka menemukan, pijat justru tidak mengurangi ketengangan lebih banyak dibandingkan berbaring sambil menikmati musik. "Kami sangat terkejut ketika menemukan manfaat dari pijat tidak lebih banyak dibandingkan beberapa sesi dari mendengarkan musik yang menenangkan," ujar Peneliti senior Karen J Sherman dari Group Health Research Institute. Penelitian itu merupakan yang pertama menguji mengenai efektivitas pijat untuk perawatan pada pasien termasuk untuk gejala-gejala ketegangan. Para peneliti s...

Antara Jihad dan Teror

Banyak orang yang kurang mengerti tentang makna jihad yang sebenarnya. Bahkan, tidak sedikit pula orang yang salah paham dengan menyamakan begitu saja antara jihad dan teror. Pandangan semacam ini tentu bukan hanya sesat, melainkan juga menyesatkan. Jihad dari akar kata al-juhd, menurut pakar bahasa, al-Ishfahani, berarti sesuatu yang sulit atau daya upaya secara maksimal. Ulama yang lain memahami jihad sebagai badzl-u al-juhd li nayl- al-mathlub (mengerahkan segala usaha untuk mencapai cita-cita). Jihad, yang dapat dipahami sebagai konsep perjuangan, merupakan jalan panjang yang harus ditempuh untuk mencapai cita-cita (kemuliaan). Sebagai konsep dan jalan perjuangan, jihad tentu harus diaktualisasikan melalui kerja keras dan kerja cerdas, tanpa kenal lelah, dengan mengoptimalkan penggunaan segenap potensi dan kekuatan yang dimiliki, tak hanya kekuatan fisik, tapi juga kekuatan moral, intelektual, dan spiritual. Dalam pengertian ini, jihad tak pelak lagi merupakan doktrin p...

Asal-Usul "Hobbit" Flores Terungkap

CANBERRA--Sebuah tulisan dalam majalah ilmiah mancanegara "Nature" memperjelas lagi asal-usul nenek moyang manusia kerdil - yang disebut laksana hobbit - yang ditemukan di Flores, Indonesia, pada tahun 2003 lalu. Para ilmuwan Australia yang ikut dalam penemuan manusia yang dikenal dengan nama Homo Floresiensis di Pulau Flores itu, kini menggali sebuah situs yang lebih tua lagi di pulau tersebut. Dengan meneliti perkakas terbuat dari batu yang terbalut dalam ampas-ampas vulkanis purba, para peneliti dari Universitas Wollongong, Australia, memperkirakan bahwa Pulau Flores mungkin telah diduduki oleh manusia lebih awal dari yang semula diduga. Ilmuwan Dr Adam Brum mengatakan, manusia Floresiensis mungkin adalah keturunan dari silsilah manusia yang lebih awal lagi yang keluar dari Afrika dan mencapai Flores dua juta tahun silam. Dikatakannya, mereka yang mengakui bahwa Homo Floresiensis sebagai jenis baru yang sah menduga bahwa manusia itu adalah keturunan homo erect...

Bayi Dilahirkan untuk Menari...Oh ya?

WASHINGTON--Ini sebuah temuan baru dari hasil penelitian. Bayi, katanya, dilahirkan untuk menari. Betulkah? Beberapa peneliti telah mendapati bahwa bayi bereaksi terhadap irama dan tempo musik dan itu telah kuat daripada perkataan.Temuan itu, yang dilandasi atas studi pada bayi yang berusia antara lima bulan dan dua tahun, menunjukkan bayi mungkin dilahirkan dengan kecenderungan untuk bergerak secara berirama sebagai reaksi terhadap musik. Penelitian tersebut dilakukan oleh Marcel Zentner, dari University of York's Department of Psychology, dan Tuomas Eerola, dari Finnish Center of Excellence di Interdisciplinary Music Research di University of Jyvaskyla.Temuan itu disiarkan Senin di jurnal Proceedings of National Academy of Sciences, edisi awal "daring" (dalam jaringan). Bayi mendengarkan bermacam perangsang audio termasuk musik klasik, detak berirama dan perkataan. Gerakan spontan mereka direkam oleh video dan teknologi penangkap gambar 3D dan dibandingkan pada seluruh ...

It's too late..

Terlambat ku sadari... Ku mencintaimu terlalu dalam.. Padahal ku tau kau tidak mencintaiku... Namun apalah dayaku untuk menghilangkan rasa ini... Ku terlalu mengharapkanmu.. Ku terlalu menginginkanmu.. Hingga ku tak mampu tuk menghilangkanmu... Dari pikiran dan hatiku..

pikiranmumet

hadoooooh.........kok gw ngerasa mumet banget hari ini, padahal hari ini lagi libur nasional alias gak ada kuliah. But, pikiran gw mumet banget. Hmmmm.......kayaknya gara-gara gw mau baca english novel buat tugas reading n pas gw baca bagian resensinya yang ada di cover halaman belakang, gw ngerasa bahasanya "strange" buat gw. Mungkin gara-gara  vocabulary gw masih dikit. whatever that.............gw gak boleh buang-buang waktu coz waktu terus berlalu n tugas review novel mau gak mau harus selesai tepat waktu. Ya Allah...........mudahkanlah hamba-Mu ini untuk melaksanakan tugas tersebut. Amiiiiiiiiiiiiiiiiiiin.......

Demonstrasi dan Kepentingan Publik

PADA keadaan iklim demokrasi yang kondusif, keberadaan demonstrasi adalah suatu hal yang wajar. Demonstrasi merupakan cara untuk mengetuk pintu cabang kekuasaan, baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif, demi menyampaikan aspirasi yang terabaikan dan memperlihatkan kenyataan yang luput dari perhatian. Di era informasi, seringkali demonstrasi yang terjadi diliput oleh media dan terlihat oleh publik dalam cakupan yang luas. Inilah yang berpotensi mereduksi tujuan demonstrasi menjadi sarana unjuk dukungan jumlah maupun unjuk kekuatan. Unjuk dukungan terlihat dari adanya demonstrasi yang dilakukan oleh dua kubu berbeda, masing-masing ingin memperlihatkan kepada publik bahwa kubu merekalah yang lebih mencerminkan aspirasi rakyat. Dari fakta masa lalu, dapat dilihat bahwa kubu-kubu berbeda tersebut berpotensi untuk bentrok satu sama lain. Unjuk kekuatan terlihat dari aksi anarkistis dan kekerasan, yang seakan ingin menekankan bahwa demonstran tidak bisa diabaikan, atau ak...

Situs Fosil Purba Mesolitikum Terancam Rusak

TULUNGAGUNG - Situs penemuan fosil yang diduga sebagai sampah manusia purba Kjokken Maddinger Zaman Mesolitikum di Dusun Mbolu, Desa Ngepo, Kecamatan Tanggungunung, Kabupaten Tulungagung terancam rusak. Sebab sejak penemuan hingga sekarang, tidak ada upaya dari pemerintah daerah untuk melokalisasi wilayah penemuan, termasuk memasang rambu perhatian kepada khalayak sebagai lokasi penelitian benda purbakala. Di sisi lain, meski berupa daerah perbukitan kapur, sebagian besar lokasi penemuan tersebut menyatu dengan ladang bercocok tanam warga setempat. Bahkan, tidak sedikit menjadi lahan petani. "Sangat mungkin sekali situs penemuan ini rusak. Ini yang kami sesalkan kenapa sampai saat ini tidak ada respons dari Pemkab Tulungagung," ujar Ketua Tim Kajian Sejarah Sosial dan Budaya (KS2B) Tulungagung Triyono, Selasa (2/3/2010). Idealnya, menurut Triyono, Pemkab segera melokalisasi titik-titik penemuan. Minimal melakukan pengawasan sebagai antisipasi kerusakan dan hilangnya fosil d...