Skip to main content

Samarkand, Arsitektur Islam yang Memikat Jiwa

Samarkand, Arsitektur Islam yang Memikat Jiwa



Presiden Uzbekistan, Islam Karimov, benar. Kota Samarkand betul-betul memikat jiwa. Siapapun yang telah melihat kota terbesar ketiga di Uzbekistan ini rasanya ingin kembali ke kota itu. ''Begitu Anda melihat kota ini sekali, maka akan bermimpi untuk melihatnya lagi,'' begitu ujar Islam Karimov suatu ketika.

Samarkand merupakan kota yang terletak di bagian tengah negara itu. Kota ini berdiri sejak 700 SM. Namun, kota ini mulai berkembang pesat ketika menjadi pusat Dinasti Timurid. Adalah Timur Lenk (1370 M-1405 M) yang mengawalinya. Pada 10 April 1370, Timur Lenk memproklamirkan diri sebagai pemimpin dan penguasa tunggal atas daerah kekuasaan Dinasti Chaghatayi.

Dia pun membentuk Dinasti Timurid yang berpusat di Samarkand. Timur Lenk dikenal sebagai tokoh yang memiliki perhatian besar dalam penyebaran ajaran Islam. Itulah sebabnya dia didukung para ulama. Lahir di Kota Kish, sebelah selatan Samarkand, dia adalah anak gubernur di wilayah yang terletak di antara Sungai Amudarya dan Sungai Sydarya di Asia Tengah. Timur Lenk masih keturunan Jengiz Khan.

Peninggalan Dinasti Timurid tersebar di Samarkand. Bangunan-bangunan tua dengan arsitektur yang begitu Islami dengan megahnya menghiasi kota itu. Mereka menjadi saksi kejayaan Islam di masa lampau. Dan sebagai simbol kejayaan yang luar biasa bisa terlihat dari Kubah Pirus Samarkand.

Lihatlah Registan Square, sebuah pusat kota tradisional yang tak henti mengundang decak kagum. Di tempat itu terdapat tiga bangunan yang menjadi peninggalan Ulugh Beg yakni, Madrasah Ulugh Beg, Sherdor, dan Tilla Kari. Madrasah itu adalah perguruan tinggi zaman dulu. Tempat bersejarah lainnya adalah Mausoleum of Tamerlane.

Pantas bila Samarkand kerap disanjung melalui puisi dan dirindui para pelancong. Dinasti Timurid merentang selama lebih seabad. Di masa Mahmud bin Abu Said (1449 M–1450 M), kekuasaan dinasti di Samarkand ini berakhir yang ditandai dengan bergantinya penguasa ke tangan bangsa Uzbek.

Source: republika.co.id

Comments

  1. subhanallah...ini adalah sebagian kecil dari perdaban yang dimiliki umat islam..!!
    nice info akhi

    =====>>>[[sukses selalu]]<<<=====

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Alami Hindari Gigitan Nyamuk

Musim kering identik dengan berkembang biaknya populasi nyamuk. Bahan produk anti-nyamuk yang kita kenal berbentuk krim atau spray banyak mengandung bahan kimia yang dampaknya terhadap kulit dan kesehatan masih dipertanyakan. Sebagian besar kita pernah mendengar ada beberapa bahan alami seperti serai yang mencegah nyamuk. Kenyataannya, alam masih menyediakan pencegah alami lainnya untuk menjauhkan Anda dari gigitan nyamuk. Anti-nyamuk alami, seperti dikutip dari Shine di antaranya: 1.Mengganti secara rutin wadah air yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak seperti tempat minum hewan peliharaan, vas bunga, dan kolam renang beberapa kali dalam seminggu. 2.Ada tanaman tertentu yang memiliki aroma yang tak disukai nyamuk. Tanaman ini termasuk bunga kumis kucing, rosemary, serai, lavender, kayu manis, dan peppermint. Tanam di halaman depan dan kebun belakang rumah Anda untuk mencegah nyamuk. 3.Nyamuk tak menyukai aroma bawang putih. Iris satu siung bawang putih dan oles...

Pesona Masjid Biru di Antara Gereja St Petersburg

Kubah Mesjid Biru 'The Blue Mosque' tampak menonjol di antara gereja-gereja di kota St Petersburg. St Petersburg merupakan salah satu kota budaya dan bersejarah di Rusia, yang berhias bangunan indah seperti St Isaac's Cathedral dan Kazan Cathedral dan tentu saja Masjid Kubah Biru. Masjid Kubah Biru St Petersburg berseberangan dengan Benteng Petrus dan Paulus di pusat kota St Petersburg, kota yang dibangun Peter The Great. Kubah berwarna biru langit terlihat sangat jelas dari Jembatan Trinitas di Neva yang membelah kota itu. Pada petang hari di mana matahari masih menerangi bumi menjelang musim panas, penulis menyempatkan diri berkunjung ke Mesjid Biru. ''Kalau mau sholat Magrib nanti jam 11,'' ujar lelaki yang berada di luar pintu gerbang Mesjid Biru St Peterburg, sambil mengeluarkan handphone yang bertuliskan angka 11. Padahal penulis datang sekitar pukul 9 malam. Masjid yang sudah berusia 100 tahun ini mampu menampung lima ribu jamaah. Di ten...

Bagaimana Islam Memandang Sepak Bola?

Oleh Abu Afifah Zulfikri Sepak bola, hampir semua orang mengenalnya. Saat ini, gelegar Piala Dunia 2010, hampir terdengar di seluruh pelosok negeri. Saat ini, negeri Nelson Mandela, Afrika Selatan, menjadi sejarah perhelatan sepak bola terbesar di dunia. Bagaimana hukum sepak bola menurut pandangan Islam? Berikut sejumlah pandangan ulama mengenai sepak bola. Dalam kitab Bughyatul Musytaq fi Hukmil lahwi wal la'bi was sibaq disebutkan, "Para ulama Syafiiyah telah mengisyaratkan diperbolehkannya bermain sepak bola, jika dilakukan tanpa taruhan (judi). Dan, mereka mengharamkannya jika pertandingan sepak bola dilakukan dengan taruhan. Dengan demikian, hukum bermain sepak bola dan yang serupa dengannya adalah boleh, jika dilakukan tanpa taruhan (judi)." As-Sayyid Ali Al-Maliki dalam kitabnya Bulughul Umniyah halaman 224 menjelaskan, "Dalam pandangan syariat, hukum bermain sepak bola secara umum adalah boleh dengan dua syarat. Pertama, sepak bola harus bersih...