Skip to main content

Brokoli Efektif Melawan Peradangan Usus

img Penyakit peradangan usus atau ulcerative colitis menyebabkan peradangan kronis pada saluran pencernaan dengan gejala sering sembelit, sakit perut atau diare. Gangguan ini ternyata bisa dikurangi dengan konsumsi ekstrak (sari tanaman) dari sayuran brokoli atau kelompok kubis-kubisan.

Penelitian yang dilakukan ilmuwan South Dakota State University menunjukkan ekstrak yang terbuat dari tanaman Brassica atau suku kubis-kubisan, efektif mengurangi gejala peradangan usus dan gangguan usus besar.

Orang-orang yang kerap menderita peradangan usus sangat berisiko tinggi terkena kanker usus besar. Namun kadang kala orang menganggap gangguan usus seperti sakit perut sebagai hal biasa yang bisa cepat hilang.

"Apa yang kami temukan itu tidak hanya dapat mengurangi gejala klinis ulcerative colitis, tapi juga mengurangi kerusakan yang terjadi pada jaringan epitel usus besar dan usus besar. Meskipun baru diuji ke hewan mamalia tapi ini sangat potensial penggunaannya untuk manusia," kata Professor Moul Dey dari departemen kesehatan dan ilmu gizi South Dakota State University seperti dilansir dari Medicalnewstoday, Minggu (4/7/2010).

Dia juga mengatakan ekstrak tumbuhan ini dapat secara langsung mengurangi gejala kanker usus besar karena ada hubungan jelas antara peradangan usus dengan kanker usus besar. "Hubungan ini yang akan kami lihat lebih dalam," katanya.

Professor Dey melakukan penelitian sejak tahun 2004 dengan menyaring ekstrak dari 3.000 tanaman yang memiliki khasiat anti-inflamasi. Hasilnya ditemukan, ada senyawa Phenethylisothiocyanate (PEITC) yang menunjukkan manfaat besar untuk anti-inflamsi.

Senyawa PEITC ini ternyata banyak ditemukan dalam kelompok tanaman Brassica yang meliputi brokoli, kubis, kembang kol, selada air. Barbarea Verna atau yang dikenal sebagai selada kering untuk masakan salad, sup dan hiasan, juga salah satu sumber yang kaya PEITC.

Orang yang sering makan sayuran yang mengandung PEITC, menurut Professor Dey, ternyata tidak memiliki efek samping. Namun untuk pengobatan peradangan usus diperlukan dosis lebih tinggi dari sekedar konsumsi sayuran itu sehari-hari.

Source: detik.com

Comments

Popular posts from this blog

Cara Alami Hindari Gigitan Nyamuk

Musim kering identik dengan berkembang biaknya populasi nyamuk. Bahan produk anti-nyamuk yang kita kenal berbentuk krim atau spray banyak mengandung bahan kimia yang dampaknya terhadap kulit dan kesehatan masih dipertanyakan. Sebagian besar kita pernah mendengar ada beberapa bahan alami seperti serai yang mencegah nyamuk. Kenyataannya, alam masih menyediakan pencegah alami lainnya untuk menjauhkan Anda dari gigitan nyamuk. Anti-nyamuk alami, seperti dikutip dari Shine di antaranya: 1.Mengganti secara rutin wadah air yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak seperti tempat minum hewan peliharaan, vas bunga, dan kolam renang beberapa kali dalam seminggu. 2.Ada tanaman tertentu yang memiliki aroma yang tak disukai nyamuk. Tanaman ini termasuk bunga kumis kucing, rosemary, serai, lavender, kayu manis, dan peppermint. Tanam di halaman depan dan kebun belakang rumah Anda untuk mencegah nyamuk. 3.Nyamuk tak menyukai aroma bawang putih. Iris satu siung bawang putih dan oles...

Pesona Masjid Biru di Antara Gereja St Petersburg

Kubah Mesjid Biru 'The Blue Mosque' tampak menonjol di antara gereja-gereja di kota St Petersburg. St Petersburg merupakan salah satu kota budaya dan bersejarah di Rusia, yang berhias bangunan indah seperti St Isaac's Cathedral dan Kazan Cathedral dan tentu saja Masjid Kubah Biru. Masjid Kubah Biru St Petersburg berseberangan dengan Benteng Petrus dan Paulus di pusat kota St Petersburg, kota yang dibangun Peter The Great. Kubah berwarna biru langit terlihat sangat jelas dari Jembatan Trinitas di Neva yang membelah kota itu. Pada petang hari di mana matahari masih menerangi bumi menjelang musim panas, penulis menyempatkan diri berkunjung ke Mesjid Biru. ''Kalau mau sholat Magrib nanti jam 11,'' ujar lelaki yang berada di luar pintu gerbang Mesjid Biru St Peterburg, sambil mengeluarkan handphone yang bertuliskan angka 11. Padahal penulis datang sekitar pukul 9 malam. Masjid yang sudah berusia 100 tahun ini mampu menampung lima ribu jamaah. Di ten...

Bagaimana Islam Memandang Sepak Bola?

Oleh Abu Afifah Zulfikri Sepak bola, hampir semua orang mengenalnya. Saat ini, gelegar Piala Dunia 2010, hampir terdengar di seluruh pelosok negeri. Saat ini, negeri Nelson Mandela, Afrika Selatan, menjadi sejarah perhelatan sepak bola terbesar di dunia. Bagaimana hukum sepak bola menurut pandangan Islam? Berikut sejumlah pandangan ulama mengenai sepak bola. Dalam kitab Bughyatul Musytaq fi Hukmil lahwi wal la'bi was sibaq disebutkan, "Para ulama Syafiiyah telah mengisyaratkan diperbolehkannya bermain sepak bola, jika dilakukan tanpa taruhan (judi). Dan, mereka mengharamkannya jika pertandingan sepak bola dilakukan dengan taruhan. Dengan demikian, hukum bermain sepak bola dan yang serupa dengannya adalah boleh, jika dilakukan tanpa taruhan (judi)." As-Sayyid Ali Al-Maliki dalam kitabnya Bulughul Umniyah halaman 224 menjelaskan, "Dalam pandangan syariat, hukum bermain sepak bola secara umum adalah boleh dengan dua syarat. Pertama, sepak bola harus bersih...