Skip to main content

Wajah Kakek Bersorban di Daun Nyamplungan

Sebuah fenomena alam kembali terjadi. Wajah seorang kakek muncul di selembar daun. Penampakan itu diketahui setelah seorang fotografer tanpa sengaja memotret daun Nyamplungan. Boleh percaya, atau tidak.

Kemunculan gambar pria tua tanpa sengaja diketahui reporter dan fotografer
detiksurabaya.com, Budi Sugiharto, sesaat dirinya setelah memotret daun Nyamplungan di Desa Pager Ngumbuk Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo, Minggu dinihari (8/8/2010).

Budi alias Uglu saat itu sedang santai usai pengajian bersama kerabatnya di rumah Ustad M Basori. Tiba-tiba sang ustad mengambil daun Pohon Nyamplungan dari pekarangannya.

Uglu pun iseng dan meminta daun itu. Lalu entah mengapa dia pun memotretnya dengan Blackberry miliknya. 3 kali membidik daun yang beralaskan songkok itu.

"Saat saya preview dan saya zooming besar kok ada yang aneh. Ada wajah seperti kakek-kakek. Saya sih sempat tidak percaya, tapi saudara saya membenarkan jika itu wajah manusia," kata Uglu.

Uglu yang hampir 14 tahun menggeluti hobi fotografi ini tidak menyangka jika
perbuatan isengnya akan menimbulkan fenomena langka. "Saya iseng saja. Kalau melihat memang harus teliti. Saya sendiri sempat menduga jika wajah kakek itu terbentuk dari efek lampu kilat," terangnya.

Gambar yang terekam di daun itu jika diamati secara teliti membentuk wajah kakek
yang mengenakan sorban di kepalanya. "Sepintas berkumis dan berjenggot," tambah
bapak dua anak kelahiran Bojonegoro itu.

Yang menarik setelah mengetahui bidikan pertamanya terdapat gambar kakek-kakek.
Uglu mencoba menjepret kembali, namun hasilnya berbeda. Tidak ada penampakan
kakek setelah detilnya diamati secara teliti.

Fenomena hasil fotografi seperti ini memang kerap kali muncul. Bahkan, di banyak
internet juga muncul berita mengenai  penampakan makhluk halus saat seseorang
menjepret sesuatu.

Source: detik.com

Comments

Popular posts from this blog

Cara Alami Hindari Gigitan Nyamuk

Musim kering identik dengan berkembang biaknya populasi nyamuk. Bahan produk anti-nyamuk yang kita kenal berbentuk krim atau spray banyak mengandung bahan kimia yang dampaknya terhadap kulit dan kesehatan masih dipertanyakan. Sebagian besar kita pernah mendengar ada beberapa bahan alami seperti serai yang mencegah nyamuk. Kenyataannya, alam masih menyediakan pencegah alami lainnya untuk menjauhkan Anda dari gigitan nyamuk. Anti-nyamuk alami, seperti dikutip dari Shine di antaranya: 1.Mengganti secara rutin wadah air yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak seperti tempat minum hewan peliharaan, vas bunga, dan kolam renang beberapa kali dalam seminggu. 2.Ada tanaman tertentu yang memiliki aroma yang tak disukai nyamuk. Tanaman ini termasuk bunga kumis kucing, rosemary, serai, lavender, kayu manis, dan peppermint. Tanam di halaman depan dan kebun belakang rumah Anda untuk mencegah nyamuk. 3.Nyamuk tak menyukai aroma bawang putih. Iris satu siung bawang putih dan oles...

Belajarlah ke Negeri Cina untuk Memerangi Pornografi

Maraknya kemunculan video-video mesum yang membuat gerah masyarakat membuat Dadang Hawari, seorang psikolog mengeluarkan pendapatnya mengenai hal ini dan memberikan saran untuk menanggulangi hal ini serta menjelaskan dampak lebih lanjut terhadap maraknya pornografi di Indonesia bagi masyarakat kelak. Dikutip dari republika.co.id, Dadang Hawari berpendapat, Indonesia harus mencontoh Cina dalam memerangi pornografi. Menurutnya, negara yang menganut paham komunis itu tahu betul bahaya pornografi. Mereka dengan cepat menjalankan aturan yang ketat lantaran khawatir generasi penerus bakal diracuni oleh prilaku-prilaku negatif. "Mereka blokir ratusan situs porno dan mengancam siapa saja yang berani melanggar aturan itu," tutur dia. Langkah selanjutnya, kata Hawari, pemberitaan media harusnya tidak terlalu mengekspos secara berlebihan. Ia khawatir, masyarakat menelan mentah-mentah pemberitaan sehingga berbuntut negatif di kemudian hari. Langkah terakhir, kata dia, pemerinta...

Pesona Masjid Biru di Antara Gereja St Petersburg

Kubah Mesjid Biru 'The Blue Mosque' tampak menonjol di antara gereja-gereja di kota St Petersburg. St Petersburg merupakan salah satu kota budaya dan bersejarah di Rusia, yang berhias bangunan indah seperti St Isaac's Cathedral dan Kazan Cathedral dan tentu saja Masjid Kubah Biru. Masjid Kubah Biru St Petersburg berseberangan dengan Benteng Petrus dan Paulus di pusat kota St Petersburg, kota yang dibangun Peter The Great. Kubah berwarna biru langit terlihat sangat jelas dari Jembatan Trinitas di Neva yang membelah kota itu. Pada petang hari di mana matahari masih menerangi bumi menjelang musim panas, penulis menyempatkan diri berkunjung ke Mesjid Biru. ''Kalau mau sholat Magrib nanti jam 11,'' ujar lelaki yang berada di luar pintu gerbang Mesjid Biru St Peterburg, sambil mengeluarkan handphone yang bertuliskan angka 11. Padahal penulis datang sekitar pukul 9 malam. Masjid yang sudah berusia 100 tahun ini mampu menampung lima ribu jamaah. Di ten...