Skip to main content

Ada Kucing Berlafadz Allah di Bandung

Seekor anak kucing kampung yang didominasi warna hitam milik Ajo Erlangga (41) memiliki keanehan. Pada bulu kucing bagian kiri dan kanan terlihat semacam garis yang membentuk lafaz Allah.

Ajo menceritakan awal dirinya memelihara kucing berlafaz Allah tersebut. Menurutnya, kucing tersebut dipelihara dari sejak lahir 3 bulan lalu. Waktu itu, kata dia, seekor kucing melahirkan di dekat kios tempatnya bekerja, sekitar 100 meter dari rumah.

Dari empat anak kucing yang dilahirkan, Ajo mengambil satu. Oleh anak pertamanya, kata dia, anak kucing itu diberi nama Vimon. Awalnya, Ajo mengaku sama sekali tidak melihat hal aneh pada kucing itu.

"Namun, setelah dua bulan dipelihara, saya melihat ada yang aneh dari kucing itu. Pada bulu bagian kanan dan kiri, terlihat garis yang membentuk lafaz Allah," kata Ajo saat ditemui wartawan di kediamannya Gang Binong Utara RT 4/RW 10 Kelurahan Kebon Kangkung, Kecamatan Kiaracondong Bandung, Jumat (6/8/2010).

Ajo mengatakan, jika diperhatikan dengan seksama, lafaz Allah pada bagian kanan dan kiri kucing itu berwarna kuning. Lafaz Allah tersebut terlihat lebih mencolok jika terkena sinar.

"Kalau dilihat, kucing ini warnanya campuran yang terdiri atas warna hitam, putih, dan kuning. Warna kuning terlihat pada lafaz Allah tersebut," ujar bapak 2 anak ini.

Ajo sendiri mengaku memang senang memelihara binatang sejak kecil. Sejak terlihat lafaz Allah pada bulu kucing peliharaannya itu, dia pun mulai rajin memandikannya setiap satu minggu sekali.

"Yang memandikannya istri saya setiap seminggu sekali. Ya biar terlihat bersih," kata Ajo.

Meski memiliki lafaz Allah pada bulunya, anak kucing itu diperlakukan biasa oleh Ajo. Makanan sehari-harinya pun hanya ikan bandeng dan daging ayam.

"Saya perlakukan biasa saja. Untuk makanannya, hanya saya kasih ikan bandeng dan daging ayam," kata Ajo.

Source: okezone.com

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Alami Hindari Gigitan Nyamuk

Musim kering identik dengan berkembang biaknya populasi nyamuk. Bahan produk anti-nyamuk yang kita kenal berbentuk krim atau spray banyak mengandung bahan kimia yang dampaknya terhadap kulit dan kesehatan masih dipertanyakan. Sebagian besar kita pernah mendengar ada beberapa bahan alami seperti serai yang mencegah nyamuk. Kenyataannya, alam masih menyediakan pencegah alami lainnya untuk menjauhkan Anda dari gigitan nyamuk. Anti-nyamuk alami, seperti dikutip dari Shine di antaranya: 1.Mengganti secara rutin wadah air yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak seperti tempat minum hewan peliharaan, vas bunga, dan kolam renang beberapa kali dalam seminggu. 2.Ada tanaman tertentu yang memiliki aroma yang tak disukai nyamuk. Tanaman ini termasuk bunga kumis kucing, rosemary, serai, lavender, kayu manis, dan peppermint. Tanam di halaman depan dan kebun belakang rumah Anda untuk mencegah nyamuk. 3.Nyamuk tak menyukai aroma bawang putih. Iris satu siung bawang putih dan oles...

Belajarlah ke Negeri Cina untuk Memerangi Pornografi

Maraknya kemunculan video-video mesum yang membuat gerah masyarakat membuat Dadang Hawari, seorang psikolog mengeluarkan pendapatnya mengenai hal ini dan memberikan saran untuk menanggulangi hal ini serta menjelaskan dampak lebih lanjut terhadap maraknya pornografi di Indonesia bagi masyarakat kelak. Dikutip dari republika.co.id, Dadang Hawari berpendapat, Indonesia harus mencontoh Cina dalam memerangi pornografi. Menurutnya, negara yang menganut paham komunis itu tahu betul bahaya pornografi. Mereka dengan cepat menjalankan aturan yang ketat lantaran khawatir generasi penerus bakal diracuni oleh prilaku-prilaku negatif. "Mereka blokir ratusan situs porno dan mengancam siapa saja yang berani melanggar aturan itu," tutur dia. Langkah selanjutnya, kata Hawari, pemberitaan media harusnya tidak terlalu mengekspos secara berlebihan. Ia khawatir, masyarakat menelan mentah-mentah pemberitaan sehingga berbuntut negatif di kemudian hari. Langkah terakhir, kata dia, pemerinta...

Pesona Masjid Biru di Antara Gereja St Petersburg

Kubah Mesjid Biru 'The Blue Mosque' tampak menonjol di antara gereja-gereja di kota St Petersburg. St Petersburg merupakan salah satu kota budaya dan bersejarah di Rusia, yang berhias bangunan indah seperti St Isaac's Cathedral dan Kazan Cathedral dan tentu saja Masjid Kubah Biru. Masjid Kubah Biru St Petersburg berseberangan dengan Benteng Petrus dan Paulus di pusat kota St Petersburg, kota yang dibangun Peter The Great. Kubah berwarna biru langit terlihat sangat jelas dari Jembatan Trinitas di Neva yang membelah kota itu. Pada petang hari di mana matahari masih menerangi bumi menjelang musim panas, penulis menyempatkan diri berkunjung ke Mesjid Biru. ''Kalau mau sholat Magrib nanti jam 11,'' ujar lelaki yang berada di luar pintu gerbang Mesjid Biru St Peterburg, sambil mengeluarkan handphone yang bertuliskan angka 11. Padahal penulis datang sekitar pukul 9 malam. Masjid yang sudah berusia 100 tahun ini mampu menampung lima ribu jamaah. Di ten...