Inilah yang harus dipelajari dan diikuti oleh pemerintah kita dalam menata kawasan kumuh yang terdapat di berbagai daerah di Indonesia.
Dikutip dari vivanews.com(31/8/2010): Pemukiman kumuh biasanya dianggap sebagai "tempat tercela" yang tidak layak untuk dikunjungi turis. Namun, menggusur pemukiman kumuh pun usaha yang sulit, maka lebih baik menjadikan tempat itu sebagai wahana wisata.

Langkah itulah yang mulai dilakukan pemerintah kota terbesar di Brazil, Rio de Janeiro. Mereka menjadikan kawasan kumuh di Rio, yang menjadi tempat tinggal penduduk miskin, menjadi sarana wisata.
Dalam peresmian Senin, 30 Agustus 2010, kawasan Santa Marta menjadi pemukiman kumuh pertama yang menjadi proyek percontohan. Kendati dari luar tidak enak dipandang, pemukiman kumuh itu menawarkan program wisata menarik, seperti pertunjukan musik dan seni khas Rio.
Pemberdayaan pemukiman kumuh itu menjadi sebuah program wisata "Rio Top Tour: Rio de Janeiro in a Different Perspectives." Program yang didanai oleh pemerintah kota dan daerah itu juga sekaligus menghilangkan citra kawasan kumuh sebagai sarang penyamun dan tempat pemadat narkoba.
Penduduk lokal pun diberi ketrampilan menjadi pemandu wisata. Selain itu, semua gang di Santa Marta - yang berpenduduk 5.000 jiwa - diberi penunjuk berbahasa Inggris.
Santa Marta setidaknya menawarkan 30 atraksi wisata. Diantaranya adalah suatu tempat yang pernah menjadi lokasi pembuatan video musik bagi mendiang legenda penyanyi pop, Michael Jackson. Selain itu juga terdapat sekolah tari dan beberapa pertunjukan budaya.
Negeri Samba ini sangat berkepentingan menjadikan Rio sebagai kota yang menarik dan aman bagi para turis. Pasalnya, Rio kini bersiap menjadi tuan rumah dua ajang olahraga bergengsi, yaitu Piala Dunia Sepakbola 2014 dan Olimpiade 2016.
Saat mengunjungi Santa Marta, Presiden Luiz Inacio Lula da Silva juga bertekad untuk menggalakkan program serupa di tempat-tempat lain di penjuru Brazil.
Dikutip dari vivanews.com(31/8/2010): Pemukiman kumuh biasanya dianggap sebagai "tempat tercela" yang tidak layak untuk dikunjungi turis. Namun, menggusur pemukiman kumuh pun usaha yang sulit, maka lebih baik menjadikan tempat itu sebagai wahana wisata.
Langkah itulah yang mulai dilakukan pemerintah kota terbesar di Brazil, Rio de Janeiro. Mereka menjadikan kawasan kumuh di Rio, yang menjadi tempat tinggal penduduk miskin, menjadi sarana wisata.
Dalam peresmian Senin, 30 Agustus 2010, kawasan Santa Marta menjadi pemukiman kumuh pertama yang menjadi proyek percontohan. Kendati dari luar tidak enak dipandang, pemukiman kumuh itu menawarkan program wisata menarik, seperti pertunjukan musik dan seni khas Rio.
Pemberdayaan pemukiman kumuh itu menjadi sebuah program wisata "Rio Top Tour: Rio de Janeiro in a Different Perspectives." Program yang didanai oleh pemerintah kota dan daerah itu juga sekaligus menghilangkan citra kawasan kumuh sebagai sarang penyamun dan tempat pemadat narkoba.
Penduduk lokal pun diberi ketrampilan menjadi pemandu wisata. Selain itu, semua gang di Santa Marta - yang berpenduduk 5.000 jiwa - diberi penunjuk berbahasa Inggris.
Santa Marta setidaknya menawarkan 30 atraksi wisata. Diantaranya adalah suatu tempat yang pernah menjadi lokasi pembuatan video musik bagi mendiang legenda penyanyi pop, Michael Jackson. Selain itu juga terdapat sekolah tari dan beberapa pertunjukan budaya.
Negeri Samba ini sangat berkepentingan menjadikan Rio sebagai kota yang menarik dan aman bagi para turis. Pasalnya, Rio kini bersiap menjadi tuan rumah dua ajang olahraga bergengsi, yaitu Piala Dunia Sepakbola 2014 dan Olimpiade 2016.
Saat mengunjungi Santa Marta, Presiden Luiz Inacio Lula da Silva juga bertekad untuk menggalakkan program serupa di tempat-tempat lain di penjuru Brazil.
sebuah ide menarik untuk dipelajari, jangan tinggalkan masyarakat terkebelakang/kumuh mereka sayangi mereka ayomi mereka-beri mereka pengetahuan ... setiap orang berhak mengubah nasib menjadi lebih baik....
ReplyDeleteGan kiranya boleh d kita tukar link... dgn blog saya , sy tunggu ya Gan konfirmasi nya??
suatu pembaharatuan untuk memperhatikan penduduk.... bisa dipelajari dan dikembangkan
ReplyDeleteGan jk ga keberatan kita tukar link ya? ditunggu konfirmasi anda?