Teuk Kerei, salah seorang sikerei di Tinambu, Kabupaten Kepulauan Mentawai, berpose seusai memimpin punen di salah satu uma. Teuk Kerei adalah salah satu sikerei yang masih bertato. Tato sudah semakin banyak ditinggalkan oleh masyarakat Mentawai.
Kebudayaan Mentawai yang menjadi pegangan hidup sebagian besar warga di Kabupaten Kepulauan Mentawai mulai ditinggalkan terutama oleh generasi muda.
Koordinator Wilayah Yayasan Citra Mandiri Mentawai di Kecamatan Siberut Selatan, Indra Gunawan Sanenek dalam sebuah diskusi mengenai budaya Mentawai mengatakan, bahkan untuk menampilkan Turuk Laggai (tarian khas Mentawai) saja tak banyak orang di Mentawai menguasainya.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi C DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yan Winnen Sipayung, Kamis (24/6/2010) mengatakan hal tersebut akan menjadi prioritas pembahasan di lembaga legislatif.
Namun ia belum bisa menjelaskan apakah nantinya akan dikeluarkan sebuah aturan khusus terkait dengan pelestarian budaya serta lingkungan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari praktik budaya.
Source: kompas.com
Comments
Post a Comment