Skip to main content

Realita Anak Punk Jalanan

Beberapa minggu yg lalu ketika gw pulang dari kampus, gw sering liat anak punk jalanan bergerombol menyusuri jalanan dan salah satunya ngamen di angkot yg sedang gw tumpangi. Pikiran gw langsung bersugesti bahwa anak punk jalanan itu bagaikan orang yg cuma nyempit-nyempitin dunia yg udah padat sama populasi manusia yg selalu bertambah dan mereka bagaikan barang yg nggak punya nilai guna (manfaat) sama sekali.

Beberapa hari kemudian setelah kejadian itu, di suatu sore gw liat tayangan Uya emang kuya yg dalam episode tersebut Uya menghipnotis beberapa anak punk jalanan yg dia temukan. Uya menanyakan berbagai macam pertanyaan kepada mereka. Setelah gw memperhatikan dengan seksama tanya jawab Uya dengan para anak punk jalanan tersebut, pemikiran gw tentang anak punk jalanan berubah dan gw punya kesimpulan klo anak punk jalanan itu tercipta akibat kurang perhatiannya orang tua terhadap anaknya dan ekspektasi yg terlalu tinggi yg diharapkan orang tua kepada anaknya. Anak-anak punk jalanan beranggapan bahwa dengan mereka menjadi anak punk jalanan, mereka bisa bebas melakukan apa yg mereka mau. Tetapi kenyataan yg mereka hadapi berbeda, walaupun mereka bebas mengekspresikan diri mereka, mereka tetap tidak bisa bebas karena mereka terus dihantui oleh kejaran kamtib setempat.

Banyak pelajaran yg bisa kita ambil dari realita kehidupan anak punk jalanan, diantaranya dari kesolidaritasan mereka sesama komunitas anak punk jalanan. Dengan kesolidaritasan, mereka menunjukkan bahwa komunitas anak punk jalanan bisa eksis di tengah hiruk pikuk kota metropolitan seperti Jakarta. Sama halnya dengan kita sebagai rakyat Indonesia, jika kita ingin diakui oleh dunia bahwa Indonesia bukanlah sembarang negara yg bisa dibodohi oleh negara-negara maju, kita harus bersatu membentuk suatu kesatuan dengan kesolidaritasan tinggi dengan menyatukan niat untuk memajukan negara ini. gw yakin, jika kita melakukan hal tersebut, bukan tidak mungkin negeri ini bisa menyaingi negara adidaya layaknya Amerika Serikat.

Pelajaran lain yang bisa kita ambil dari realita kehidupan anak punk jalanan adalah bahwa anak punk jalanan berasal dari anak-anak yang kecewa atas perlakuan yg mereka dapat dari orang tua mereka, terlalu tingginya harapan yg diinginkan oleh orang tua kepada anaknya, dan kurang perhatiannya orang tua terhadap anaknya. Kita sebagai generasi muda yg akan menjadi calon orang tua harus bisa menyadari dan mempelajari hal tersebut , dengan cara seperti itu diharapkan kelak ketika kita menjadi orang tua nanti, kita bisa mendidik dan mengayomi anak-anak kita nanti dengan baik dan benar.

Comments

  1. iyaa fahru, gue juga nonton. kasian banget temennya sampe meninggal :( mereka sebenernya cuma perlu orang yang ngertiin mereka. kasian banget jadi ngga keurusan begitu..

    ReplyDelete
  2. "Kita sebagai generasi muda yg akan menjadi calon orang tua harus bisa menyadari dan mempelajari hal tersebut , dengan cara seperti itu diharapkan kelak ketika kita menjadi orang tua nanti, kita bisa mendidik dan mengayomi anak-anak kita nanti dengan baik dan benar."

    aamiin...aamiin...aamiin...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Alami Hindari Gigitan Nyamuk

Musim kering identik dengan berkembang biaknya populasi nyamuk. Bahan produk anti-nyamuk yang kita kenal berbentuk krim atau spray banyak mengandung bahan kimia yang dampaknya terhadap kulit dan kesehatan masih dipertanyakan. Sebagian besar kita pernah mendengar ada beberapa bahan alami seperti serai yang mencegah nyamuk. Kenyataannya, alam masih menyediakan pencegah alami lainnya untuk menjauhkan Anda dari gigitan nyamuk. Anti-nyamuk alami, seperti dikutip dari Shine di antaranya: 1.Mengganti secara rutin wadah air yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak seperti tempat minum hewan peliharaan, vas bunga, dan kolam renang beberapa kali dalam seminggu. 2.Ada tanaman tertentu yang memiliki aroma yang tak disukai nyamuk. Tanaman ini termasuk bunga kumis kucing, rosemary, serai, lavender, kayu manis, dan peppermint. Tanam di halaman depan dan kebun belakang rumah Anda untuk mencegah nyamuk. 3.Nyamuk tak menyukai aroma bawang putih. Iris satu siung bawang putih dan oles...

Belajarlah ke Negeri Cina untuk Memerangi Pornografi

Maraknya kemunculan video-video mesum yang membuat gerah masyarakat membuat Dadang Hawari, seorang psikolog mengeluarkan pendapatnya mengenai hal ini dan memberikan saran untuk menanggulangi hal ini serta menjelaskan dampak lebih lanjut terhadap maraknya pornografi di Indonesia bagi masyarakat kelak. Dikutip dari republika.co.id, Dadang Hawari berpendapat, Indonesia harus mencontoh Cina dalam memerangi pornografi. Menurutnya, negara yang menganut paham komunis itu tahu betul bahaya pornografi. Mereka dengan cepat menjalankan aturan yang ketat lantaran khawatir generasi penerus bakal diracuni oleh prilaku-prilaku negatif. "Mereka blokir ratusan situs porno dan mengancam siapa saja yang berani melanggar aturan itu," tutur dia. Langkah selanjutnya, kata Hawari, pemberitaan media harusnya tidak terlalu mengekspos secara berlebihan. Ia khawatir, masyarakat menelan mentah-mentah pemberitaan sehingga berbuntut negatif di kemudian hari. Langkah terakhir, kata dia, pemerinta...

Pesona Masjid Biru di Antara Gereja St Petersburg

Kubah Mesjid Biru 'The Blue Mosque' tampak menonjol di antara gereja-gereja di kota St Petersburg. St Petersburg merupakan salah satu kota budaya dan bersejarah di Rusia, yang berhias bangunan indah seperti St Isaac's Cathedral dan Kazan Cathedral dan tentu saja Masjid Kubah Biru. Masjid Kubah Biru St Petersburg berseberangan dengan Benteng Petrus dan Paulus di pusat kota St Petersburg, kota yang dibangun Peter The Great. Kubah berwarna biru langit terlihat sangat jelas dari Jembatan Trinitas di Neva yang membelah kota itu. Pada petang hari di mana matahari masih menerangi bumi menjelang musim panas, penulis menyempatkan diri berkunjung ke Mesjid Biru. ''Kalau mau sholat Magrib nanti jam 11,'' ujar lelaki yang berada di luar pintu gerbang Mesjid Biru St Peterburg, sambil mengeluarkan handphone yang bertuliskan angka 11. Padahal penulis datang sekitar pukul 9 malam. Masjid yang sudah berusia 100 tahun ini mampu menampung lima ribu jamaah. Di ten...