Skip to main content

Bagaimana Cara YouTube Menggaet Karyawan Baru?

Jakarta - YouTube, situs video yang dimiliki oleh Google, punya cara tersendiri dalam merekrut karyawan. Hal itu ditunjukkan dalam sebuah bursa kerja yang dilakukan di di San Bruno, California.

Bukannya tertata layaknya bursa kerja kebanyakan, yang ada malah sebuah pesta sambil menyaksikan pertandingan final Cricket langsung dari India via YouTube. Bukan itu saja, disediakan pula makanan lezat khas India dan bir Kingfisher untuk pencuci mulut.

"Ini bukan bursa kerja. Ini Pesta," ucap salah satu pelamar.

Acara tersebut memang sengaja ditata simpel dan unik. Para perwakilan perusahaan pun tak tampak seperti seorang eksekutif dengan jas dan sepatu kilapnya. Mereka justru hanya menggunakan kaos perusahaan, celana jeans, dan sepatu kets.

"Kami mencari desainer visual untuk departemen saya. Acara ini sebenarnya bukan untuk menilai seseorang untuk bekerja, kami hanya memberikan gambaran tentang bagaimana bekerja bersama kami," kata Julian Frumar, seorang desainer di YouTube, seperti dikutip detikINET dari Mercury News, Rabu (28/4/2010).

Kreatif, Imajinatif, santai, pekerja keras, berpikir global, dan cool adalah deskripsi calon karyawan yang dicari perusahaan raksasa tersebut. Proses resmi rekruitmennya sendiri baru akan dilakukan setelah pesta usai.

Beberapa bulan sebelumnya Google mengangkat 800 karyawan baru dan ke depannya Google akan mengangkat 20.000 karyawan di seluruh dunia. Berminat?

Source: detik.com

Comments

Popular posts from this blog

Cara Alami Hindari Gigitan Nyamuk

Musim kering identik dengan berkembang biaknya populasi nyamuk. Bahan produk anti-nyamuk yang kita kenal berbentuk krim atau spray banyak mengandung bahan kimia yang dampaknya terhadap kulit dan kesehatan masih dipertanyakan. Sebagian besar kita pernah mendengar ada beberapa bahan alami seperti serai yang mencegah nyamuk. Kenyataannya, alam masih menyediakan pencegah alami lainnya untuk menjauhkan Anda dari gigitan nyamuk. Anti-nyamuk alami, seperti dikutip dari Shine di antaranya: 1.Mengganti secara rutin wadah air yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak seperti tempat minum hewan peliharaan, vas bunga, dan kolam renang beberapa kali dalam seminggu. 2.Ada tanaman tertentu yang memiliki aroma yang tak disukai nyamuk. Tanaman ini termasuk bunga kumis kucing, rosemary, serai, lavender, kayu manis, dan peppermint. Tanam di halaman depan dan kebun belakang rumah Anda untuk mencegah nyamuk. 3.Nyamuk tak menyukai aroma bawang putih. Iris satu siung bawang putih dan oles...

Belajarlah ke Negeri Cina untuk Memerangi Pornografi

Maraknya kemunculan video-video mesum yang membuat gerah masyarakat membuat Dadang Hawari, seorang psikolog mengeluarkan pendapatnya mengenai hal ini dan memberikan saran untuk menanggulangi hal ini serta menjelaskan dampak lebih lanjut terhadap maraknya pornografi di Indonesia bagi masyarakat kelak. Dikutip dari republika.co.id, Dadang Hawari berpendapat, Indonesia harus mencontoh Cina dalam memerangi pornografi. Menurutnya, negara yang menganut paham komunis itu tahu betul bahaya pornografi. Mereka dengan cepat menjalankan aturan yang ketat lantaran khawatir generasi penerus bakal diracuni oleh prilaku-prilaku negatif. "Mereka blokir ratusan situs porno dan mengancam siapa saja yang berani melanggar aturan itu," tutur dia. Langkah selanjutnya, kata Hawari, pemberitaan media harusnya tidak terlalu mengekspos secara berlebihan. Ia khawatir, masyarakat menelan mentah-mentah pemberitaan sehingga berbuntut negatif di kemudian hari. Langkah terakhir, kata dia, pemerinta...

Pesona Masjid Biru di Antara Gereja St Petersburg

Kubah Mesjid Biru 'The Blue Mosque' tampak menonjol di antara gereja-gereja di kota St Petersburg. St Petersburg merupakan salah satu kota budaya dan bersejarah di Rusia, yang berhias bangunan indah seperti St Isaac's Cathedral dan Kazan Cathedral dan tentu saja Masjid Kubah Biru. Masjid Kubah Biru St Petersburg berseberangan dengan Benteng Petrus dan Paulus di pusat kota St Petersburg, kota yang dibangun Peter The Great. Kubah berwarna biru langit terlihat sangat jelas dari Jembatan Trinitas di Neva yang membelah kota itu. Pada petang hari di mana matahari masih menerangi bumi menjelang musim panas, penulis menyempatkan diri berkunjung ke Mesjid Biru. ''Kalau mau sholat Magrib nanti jam 11,'' ujar lelaki yang berada di luar pintu gerbang Mesjid Biru St Peterburg, sambil mengeluarkan handphone yang bertuliskan angka 11. Padahal penulis datang sekitar pukul 9 malam. Masjid yang sudah berusia 100 tahun ini mampu menampung lima ribu jamaah. Di ten...