Oleh: Ahmad Fahrurrozi
Sering sekali terjadi dalam hidup kita ketika kita ingin melakukan sesuatu, terlebih ketika keadaan kita sedang terpuruk dan ingin sesegera mungkin bangkit dari keterpurukan tersebut dengan memperbaiki semua kesalahan yang kita perbuat dan berusaha untuk 'tidak jatuh ke lubang yang sama'. Saya yakin anda semua (termasuk saya) sangat termotivasi untuk berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya. Hari pertama, kedua, dan ketiga kita masih sangat antusias membawa semangat perubahan dalam hidup kita. Namun, beberapa hari berselang semangat itu pun luntur perlahan hingga tak tersisa dan pada akhirnya bukan tidak mungkin kita akan jatuh ke lubang yang sama.
Ketika kita menyadari fenomena kehidupan itu pernah terjadi atau mengkin sering kali terjadi pada anda, mungkin kita akan berpikir sejenak untuk mencari solusi yang tepat untuk mengurangi, bahkan menghilangkan hal tersebut. Bagi sebagian yang telah menemukan solusinya, termasuk saya, mungkin akan memilih kontinuitas atau konsistensi sebagai sebuah solusi tepat untuk memperbaiki hal tersebut.
Ya,kontinuitas atau konsistensi adalah salah satu kunci sukses untuk merubah hidup kita menjadi lebih baik. Ketika kita mengobarkan semangat perubahan di dalam kita tanpa diiringi dengan kontinuitas, maka perubahan untuk menjadi lebih baik hanyalah sebuah angan-angan belaka. Menghidupkan 'tombol power' kontinuitas tidak semudah menghidupkan barang-barang elektronik, melainkan membutuhkan proses yang harus kita lalui secara bertahap.
Ada 3 langkah yang saya yakini mampu menghidupkan kontinuitas dalam hidup kita. Langkah pertama ialah niat. Niat merupakan sebuah langkah awal untuk memulai segala pekerjaan yang ingin kita lakukan. Dengan niat yang kuat, kita dapat melakukan pekerjaan apapun dengan mudah dan sungguh-sungguh yang akan bermuara kepada hasil yang cukup memuaskan. Langkah selanjutnya yakni kendalikanlah pikiran anda dan jangan biarkan pikiran yang mengendalikan anda. Cobalah anda bayangkan ketika anda mampu mengendalikan pikiran anda, pasti anda dengan mudah melakukan apa yang 'benar-benar' anda inginkan. Sebaliknya, jika anda membiarkan pikiran anda yang mengendalikan pikiran anda, maka bersiaplah menjadi 'budak' bagi pikiran anda karena tidak semua yang pikiran anda inginkan adalah hal-hal yang 'benar-benar' anda inginkan juga. Intinya, jadilah raja bagi pikiran dan diri anda sendiri agar anda mampu menjadi apa yang anda inginkan. Kemudian langkah yang terakhir adalah melatih kekuatan kontinuitas yang kita miliki. latihlah kekuatan kontinuitas yang anda miiki dengan memberikan sebuah konsekuensi jika anda merusak kontinuitas yang sedang anda bangun. Misalnya, jika anda merusak kontinuitas yang sedang anda bangun, maka konsekuensi yang anda dapat adalah harus membantu orang-orang disekitar anda sebanyak mungkin dengan penuh totalitas. Dengan konsekuensi seperti itu, selain anda mampu berbuat baik dengan banyak orang, anda akan berkomitmen dengan apa yang sedang anda lakukan.
Pada akhirnya, setelah kita menjalani langkah-langkah tersebut, seyogyanya kita memohon kepada Allah SWT agar selalu dibimbing ke jalan yang lurus, jalan yang diridhoi oleh-Nya.
Semoga bermanfaat...
Sering sekali terjadi dalam hidup kita ketika kita ingin melakukan sesuatu, terlebih ketika keadaan kita sedang terpuruk dan ingin sesegera mungkin bangkit dari keterpurukan tersebut dengan memperbaiki semua kesalahan yang kita perbuat dan berusaha untuk 'tidak jatuh ke lubang yang sama'. Saya yakin anda semua (termasuk saya) sangat termotivasi untuk berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya. Hari pertama, kedua, dan ketiga kita masih sangat antusias membawa semangat perubahan dalam hidup kita. Namun, beberapa hari berselang semangat itu pun luntur perlahan hingga tak tersisa dan pada akhirnya bukan tidak mungkin kita akan jatuh ke lubang yang sama.
Ketika kita menyadari fenomena kehidupan itu pernah terjadi atau mengkin sering kali terjadi pada anda, mungkin kita akan berpikir sejenak untuk mencari solusi yang tepat untuk mengurangi, bahkan menghilangkan hal tersebut. Bagi sebagian yang telah menemukan solusinya, termasuk saya, mungkin akan memilih kontinuitas atau konsistensi sebagai sebuah solusi tepat untuk memperbaiki hal tersebut.
Ya,kontinuitas atau konsistensi adalah salah satu kunci sukses untuk merubah hidup kita menjadi lebih baik. Ketika kita mengobarkan semangat perubahan di dalam kita tanpa diiringi dengan kontinuitas, maka perubahan untuk menjadi lebih baik hanyalah sebuah angan-angan belaka. Menghidupkan 'tombol power' kontinuitas tidak semudah menghidupkan barang-barang elektronik, melainkan membutuhkan proses yang harus kita lalui secara bertahap.
Ada 3 langkah yang saya yakini mampu menghidupkan kontinuitas dalam hidup kita. Langkah pertama ialah niat. Niat merupakan sebuah langkah awal untuk memulai segala pekerjaan yang ingin kita lakukan. Dengan niat yang kuat, kita dapat melakukan pekerjaan apapun dengan mudah dan sungguh-sungguh yang akan bermuara kepada hasil yang cukup memuaskan. Langkah selanjutnya yakni kendalikanlah pikiran anda dan jangan biarkan pikiran yang mengendalikan anda. Cobalah anda bayangkan ketika anda mampu mengendalikan pikiran anda, pasti anda dengan mudah melakukan apa yang 'benar-benar' anda inginkan. Sebaliknya, jika anda membiarkan pikiran anda yang mengendalikan pikiran anda, maka bersiaplah menjadi 'budak' bagi pikiran anda karena tidak semua yang pikiran anda inginkan adalah hal-hal yang 'benar-benar' anda inginkan juga. Intinya, jadilah raja bagi pikiran dan diri anda sendiri agar anda mampu menjadi apa yang anda inginkan. Kemudian langkah yang terakhir adalah melatih kekuatan kontinuitas yang kita miliki. latihlah kekuatan kontinuitas yang anda miiki dengan memberikan sebuah konsekuensi jika anda merusak kontinuitas yang sedang anda bangun. Misalnya, jika anda merusak kontinuitas yang sedang anda bangun, maka konsekuensi yang anda dapat adalah harus membantu orang-orang disekitar anda sebanyak mungkin dengan penuh totalitas. Dengan konsekuensi seperti itu, selain anda mampu berbuat baik dengan banyak orang, anda akan berkomitmen dengan apa yang sedang anda lakukan.
Pada akhirnya, setelah kita menjalani langkah-langkah tersebut, seyogyanya kita memohon kepada Allah SWT agar selalu dibimbing ke jalan yang lurus, jalan yang diridhoi oleh-Nya.
Semoga bermanfaat...
Kontinuitas.... pada ngeblog juga. Harus terus menerus berlanjut. :)
ReplyDelete