Skip to main content

Revolusi Hijab Setelah Peristiwa 9/11

Revolusi Hijab Setelah Peristiwa 9/11


Jilbab kian merebak. Tak sebatas hitungan kuantitas perempuan berjilbab yang melonjak. Namun, banyak pula perempuan mengutak-atik penutup aurat itu dengan balutan rancangan terkini. Tentu saja, mereka tetap mempertahankan prinsip pokok jilbab. Mereka yang sukses memadukan keduanya, kerap disebut Hijabistas.

Salah satunya, Jana Kossiabati. Ia adalah editor blog bernama Hijab Style, yang setiap harinya dipadati 2.300 pengunjung dari seluruh dunia, termasuk Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Serikat (AS). ''Saya mengawalinya dua setengah tahun lalu,'' kata warga Inggris kelahiran Lebanon ini.

Jana mengatakan, sudah melihat banyak blog tentang pakaian dan banyak pula blog Muslim. Tapi, ia tak menemukan sesuatu yang secara spesifik memberikan panduan dan membahas bagaimana cara perempuan Muslim mengenakan pakaian. Kenyataan ini, mendorongnya untuk membuat blog sendiri, Hijab Style.

Melalui blog-nya, Jana menuangkan pemikiran yang mendekam di kepalanya mengenai apa yang dicari oleh para perempuan Muslim dan mengarusutamakan pakaian Muslim sehingga cocok bagi mereka dan dapat digunakan di manapun. Ia pun mengungkapkan sebuah rahasia.

Menurut dia, salah satu alasan mengapa banyak perempuan muda Muslim membaca blog tentang jilbab karena industri pakaian Muslim tak jarang kekeringan ide dan inspirasi. ''Banyak komentar di dalam blog saya yang mengatakan, jilbab yang selama ini ada terlalu etnik dan sangat asing,'' ungkapnya seperti dikutip BBC, Jumat (14/5).

Jana menambahkan, para perempuan muda Muslim kian mencari pakaian yang membuat mereka terpisah dari masyarakat. Di sisi lain, ia mengatakan, peristiwa seperti serangan 11 September 2001 memberikan efek dengan munculnya kesadaran bagi perempuan Muslim terhadap jilbab.

''Generasi kita menjadi semakin sadar akan identitas mereka setelah sejumlah peristiwa seperti serangan 11 September. Kita dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan orang mengenai keyakinan dan identitas kita serta bagaimana kita memandang peristiwa tersebut,'' ujarnya.

Kondisi ini, memantik perempuan Muslim untuk memutuskan mengenakan jilbab. Di sisi lain, banyak pula yang berkeinginan agar rancangan jilbab yang mereka kenakan sesuai zamannya. Ia mengatakan, Islam tak menetapkan aturan yang kaku tentang warna dan gaya jilbab.

Menurut Jana, Islam hanya menyatakan bahwa ada bagian tubuh perempuan Muslim yang harus tertutup sepenuhnya oleh busana. ''Selebihnya, terserah kita,'' katanya. Sosok lainnya adalah Hana Tajima Simpson, perancang pakaian yang memeluk Islam lima tahun lalu.

Pada mulanya, Hana dirundung kesulitan menemukan gaya jilbabnya sendiri, di sisi lain ia pun harus mematuhi prinsip pokok jilbab itu sendiri. ''Saat pertama mengenakan jilbab, saya kehilangan sebagian besar jati diri. Saya ingin tetap mengenakannya, tapi dengan cara tertentu,'' katanya yang berlatar belakang Jepang dan Inggris.

Hana mengatakan, ia mencoba-coba hingga menemukan rancangan jilbab yang sesuai dengan keinginannya. Menurut dia, semua rancangannya sesuai dengan semua perempuan yang mengenakan jilbab. Kini, secara teratur ia memasukkan rancangannya ke dalam blog-nya, Style Covered. ''Jilbab bisa sangat berwarna.''

Rancangannya pun tak hanya digemari pelanggannya yang Muslim. Banyak non-Muslim, kata Hana, yang menyukai karyanya. Sarah Elenany, perancang lainnya, mengatakan rancangannya merupakan sebuah perayaan kultur dan seni Islam. Ia ingin begitu orang melihat, bisa mudah teridentifikasi bahwa penggunanya Muslim.

Source: republika.co.id

Comments

Popular posts from this blog

Cara Alami Hindari Gigitan Nyamuk

Musim kering identik dengan berkembang biaknya populasi nyamuk. Bahan produk anti-nyamuk yang kita kenal berbentuk krim atau spray banyak mengandung bahan kimia yang dampaknya terhadap kulit dan kesehatan masih dipertanyakan. Sebagian besar kita pernah mendengar ada beberapa bahan alami seperti serai yang mencegah nyamuk. Kenyataannya, alam masih menyediakan pencegah alami lainnya untuk menjauhkan Anda dari gigitan nyamuk. Anti-nyamuk alami, seperti dikutip dari Shine di antaranya: 1.Mengganti secara rutin wadah air yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak seperti tempat minum hewan peliharaan, vas bunga, dan kolam renang beberapa kali dalam seminggu. 2.Ada tanaman tertentu yang memiliki aroma yang tak disukai nyamuk. Tanaman ini termasuk bunga kumis kucing, rosemary, serai, lavender, kayu manis, dan peppermint. Tanam di halaman depan dan kebun belakang rumah Anda untuk mencegah nyamuk. 3.Nyamuk tak menyukai aroma bawang putih. Iris satu siung bawang putih dan oles...

Pesona Masjid Biru di Antara Gereja St Petersburg

Kubah Mesjid Biru 'The Blue Mosque' tampak menonjol di antara gereja-gereja di kota St Petersburg. St Petersburg merupakan salah satu kota budaya dan bersejarah di Rusia, yang berhias bangunan indah seperti St Isaac's Cathedral dan Kazan Cathedral dan tentu saja Masjid Kubah Biru. Masjid Kubah Biru St Petersburg berseberangan dengan Benteng Petrus dan Paulus di pusat kota St Petersburg, kota yang dibangun Peter The Great. Kubah berwarna biru langit terlihat sangat jelas dari Jembatan Trinitas di Neva yang membelah kota itu. Pada petang hari di mana matahari masih menerangi bumi menjelang musim panas, penulis menyempatkan diri berkunjung ke Mesjid Biru. ''Kalau mau sholat Magrib nanti jam 11,'' ujar lelaki yang berada di luar pintu gerbang Mesjid Biru St Peterburg, sambil mengeluarkan handphone yang bertuliskan angka 11. Padahal penulis datang sekitar pukul 9 malam. Masjid yang sudah berusia 100 tahun ini mampu menampung lima ribu jamaah. Di ten...

Bagaimana Islam Memandang Sepak Bola?

Oleh Abu Afifah Zulfikri Sepak bola, hampir semua orang mengenalnya. Saat ini, gelegar Piala Dunia 2010, hampir terdengar di seluruh pelosok negeri. Saat ini, negeri Nelson Mandela, Afrika Selatan, menjadi sejarah perhelatan sepak bola terbesar di dunia. Bagaimana hukum sepak bola menurut pandangan Islam? Berikut sejumlah pandangan ulama mengenai sepak bola. Dalam kitab Bughyatul Musytaq fi Hukmil lahwi wal la'bi was sibaq disebutkan, "Para ulama Syafiiyah telah mengisyaratkan diperbolehkannya bermain sepak bola, jika dilakukan tanpa taruhan (judi). Dan, mereka mengharamkannya jika pertandingan sepak bola dilakukan dengan taruhan. Dengan demikian, hukum bermain sepak bola dan yang serupa dengannya adalah boleh, jika dilakukan tanpa taruhan (judi)." As-Sayyid Ali Al-Maliki dalam kitabnya Bulughul Umniyah halaman 224 menjelaskan, "Dalam pandangan syariat, hukum bermain sepak bola secara umum adalah boleh dengan dua syarat. Pertama, sepak bola harus bersih...